Mengenal
Ukuran Kecepatan Akses Internet
Ketika ada membaca halaman ini, maka
pada saat yang bersamaan kami mengirimkan data biner dengan ukuran tertentu.
Pada waktu sebelum data tersebut dibaca oleh komputer anda, server kami akan
mencatat waktu pada saat itu. Begitu data selesai dibaca, server juga mencatat
waktu akhir pembacaan. Berdasarkan ukuran file dan selang waktu yang dibutuhkan
untuk membaca data tersebut, maka kami dapat menentukan kecepatan koneksi
anda. untuk lebih mengetahui pengukuran kecepatan internet
silahkan klik di http://sijiwae.net/speedtest atau http://speedtest.indosatm2.com/
Kenapa hasil pengukurannya berubah-ubah ?
Kecepatan koneksi internet pada
dasarnya tergantung banyak faktor. Seperti halnya jalan raya yang memiliki
banyak tikungan dan jalan dengan batas kecepatan yang bervariasi, koneksi
internet memiliki berbagai jenis perangkat (modem, PC, server, router, dll)
dari berbagai penyelenggara jaringan yang berbeda.
Karena itu kecepatan koneksi secara
keseluruhan sangat bergantung dari kesibukan dan performansi perangkat yang
dilalui baik dari PC dan modem anda, jaringan ISP, interkoneksi dari ISP ke
jaringan TelkomNet (jika menggunakan ISP selain Telkom) dan juga kesibukan
server.
Untuk menghasilkan data yang relatif
stabil, anda dapat mencoba pengukuran pada jam diluar jam sibuk. Jangan lupa
pada saat melakukan pengukuran untuk tidak menjalankan program lain pada PC
anda (apalagi melakukan koneksi internet / download ke situs lain) karena akan
mempengaruhi akurasi pengukuran.
Kenapa
kecepatan akses saya lebih rendah dari yang ditampilkan pada Windows PC saya?
Tampilan koneksi pada Windows (pada
layar kanan bawah) tidak menggambarkan kecepatan koneksi secara real. Sebagai contoh,
tampilan koneksi pada satu PC bisa mencapai 56 kbps atau bahkan 115 kbps. Angka
tersebut lebih menunjukkan kecepatan antara PC ke modem. Sedangkan kecepatan
yang sebenarnya harus diukur dari komputer anda ke server tujuan.
Kecocokan driver modem juga sangat
mempengaruhi. Pada satu kasus, koneksi menggunakan modem yang sama dengan
driver yang berbeda memberikan kecepatan koneksi real yang berbeda, walaupun
pada layar windows tertera kecepatan yang hampir sama.
Dari sisi pengguna, kemampuan PC dan
terutama kecocokan modem sangat mempengaruhi kecepatan koneksi antara pengguna
ke RAS ISP (TelkomNet) terdekat. Gunakan PC yang cukup dan modem dengan driver
yang mendukung protokol 56 kbps V.90.
Masalah modem ini sangat penting
mengingat RAS TelkomNet menggunakan teknologi V.90 dengan koneksi digital. Agar
dapat bekerja maksimal, protokol ini membutuhkan saluran yang bersih dengan
modem yang andal sehingga kecepatan dapat di-ajust bila diperlukan. Pada beberapa
software driver modem, perubahan kecepatan akanmenyebabkan diskonek atau bahkan
mengalami kegagalan login (gagal negoisasi speed pada saat
handshaking).
Bagi anda yang mengakses dari ISP
lain, kecepatan menggunakan pengukuran halaman ini sangat bergantung dari
koneksi antara ISP anda ke TelkomNet.
Saya
menggunakan modem 56 K, kenapa kecepatannya selalu dibawah 56 K ?
Koneksi modem kecepatan 56 Kbps
hanya dapat terjadi dengan berbagai syarat, antara lain koneksi RAS (Remote
access Server = modem pool) ke sentral telepon secara digital (E1), sambungan
kabel telepon lokal yang bersih dan bebas interferensi.
Tidak semua ISP menggunakan akses
digital E1, sehingga walaupun menggunakan modem 56 K tetapi kecepatan tersebut
tidak akan pernah tercapai. Walaupun ISP menggunakan sambungan digital E1
(seperti CJY-Net dan jaringan TelkomNet lain), kualitas kabel telepon lokal
sangat berpengaruh kecepatan maksimal yang bisa dicapai.
Pada kenyataannya akses dengan
kecepatan penuh 56Kbps sangat jarang terjadi, kecuali di daerah dekat sentral
telepon. Biasanya kecepatan yang terjadi berkisar 41-50 Kbps. Hal ini bukan
cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Bahkan di Amerika, FCC
dengan pertimbangan mengurangi interferensi, membatasi kecepatan hingga 53
Kbps.
Mengenal Ukuran Kecepatan Akses Internet
Written by pak_w. Posted in Internet & Intranet
Kecepatan akses internet sama dengan
kecepatan akses transfer data. Dalam bidang telekomunikasi dan komputer,
kecepatan transfer data adalah jumlah data dalam bit yang melewati satu media
tertentu dalam satu detik. Umumnya ditulis dalam bit perdetik ( bit per scond)
dan disimbolkan dengan bit/s atau bps.
|
Tabel Kecepatan Transfer Data
|
|||
|
Kecepatan
|
Simbol
|
Keterangan
|
Aplikasi
|
|
1.000
bit/s
|
1 kbit/s
atau 1 kbps
|
1 kilobit
atau seribu bit per detik
|
Rata-rata
kecepatan internet dial-up di Indonesia saat ini adalah 56 kbps
|
|
1.000.000
bit/s
|
1 Mbit/s
atau 1 Mbps
|
1 Megabit
atau sejuta bit per detik
|
Kecepatan
transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2,4 GHz adalah 2
Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 Mbps
|
|
1.000.000.000
bit/s
|
1 Gbit/s
atau 1 Gbps
|
1 gigabit
atau satu milyar bit per detik
|
Kecepatan
sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps
|
Apabila kita mempelajari kecepatan
transfer data maka kita tidak akan lepas dari istilah-istilah download, upload,
downstream, upstream dan usage. Mari kita bahas arti dari istilah-istilah
tersebut :
- Download adalah kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan ke komputer lokal. Untuk melakukan kegiatan download pengguna komputer harus melakukan permintaan terhadap data/file/aplikasi tersebut pada suatu halaman web.
- Upload adalah kebalikan dari proses download. Jadi upload dapat diartikan sebagai kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari komputer lokal ke internet (server).
- Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan download dengan kecepatan maksimum sampai dengan 284/512 Kbps.
- Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan upload dengan kecepatan maksimum sampai dengan 64 Kbps.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Kecepatan Akses Internet
Saat kita mengakses internet kadang
terasa cepat dan kadang terasa lambat. Banyak factor yang mempengaruhi
kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak
perangkat dari penyedia layanan yang berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi
kecepatan akses internet adalah:
1. Unit Komputer
Komputer sangat berperan dalam
kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada harddisk, RAM, dan
Processor yang berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila
hardisk yang dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga
rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau Processor yang kecepatannya
rendah, ini sangat mempengaruhi kecepatan akses internet.
2. Modem
Modem juga sangat mempengaruhi
kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Modem
yang sering digunakan adalah modem yang berkecepatan 56 kbps.
3. Jaringan Komunikasi yang
digunakan untuk Akses Internet.
Untuk mengakses internet kita bisa
menggnakan layanan line telephone, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing
layanan tersebut mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Kecepatan yang paling
rendah adalah menggunakan line telephone.
4. Besar Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar
cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth
biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan
oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.
5. Jumlah pengguna yang mengakses
server secara bersamaan
Kecepatan akses internet pada
jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna
internet yang mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15.00 WIB
biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak
lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.
Cara Mengukur Kecepatan Akses
Internet
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar
pengukuran akses internet kita akurat adalah :
- Jika komputer anda berada dalam suatu jaringan dan semua komputer terhubung dengan internet, lebih baik pastikan komputer yang lain tidak sedang melakukan download atau upload dan lebih baik lagi dimatikan komputer selain server
- Sebaiknya anda melakukan koneksi internet pada PC router atau server saja jika tidak memungkinkan mematikan komputer yang lain. Anda hanya tinggal menonaktifkan jaringan lokal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar